Santunan Anak Yatim dan Piatu Wujud Kepedulian Manusia

Santunan kepada anak yatim dan piatu merupakan wujud kepedulian manusia satu sama lain dan turut berkontribusi dalam meringankan beban hidup warga masyarakat kurang mampu yang berdomisili disekitar Ponpes Abdurrahman Wahid Soko Tunggal II Jakarta, sehingga terus terjaga hubungan yang harmonis antara yang satu dengan yang lain.

Gotong-royong para santri untuk menyisihkan uangnya dan para donatur sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan lancar pada hari Kamis tanggal 05 November 2015 yang bertempat di aula Soko Tunggal II Jakarta “Jl. Sodong Utara V No.18, Rawa Mangun – Jakarta Timur “.

Sekaligus acara pengajian rutin yang dilaksanakan setiap minggu pada hari kamis malam, KH. Prof. DR. Wahid Maryanto (Pak Acun) memberikan wejangan kepada para anak yatim dan piatu agar bisa berkarya dan menjadi anak yang soleh serta berguna bagi bangsa dan negara.

Acara di tutup oleh KH. Nuril Arifin Husein (Gus Nuril) dan berpesan agar mau mengaji, karna yang dibutuhkan anak ada 2 :

  1. Kebutuhan makan dan minum
  2. Kebutuhan ruh

Apabila anak mulai nakal, kebutuhan ruh tidak tercukupi. Maka mengajilah. Soko Tunggal terbuka untuk umum apabila adik-adik ingin mengaji silahkan datang ke Soko Tunggal untuk mengaji akan disediakan kelas untuk mengaji di waktu sehabis sekolah.

Kegiatan tersebut merupakan kegiatan rutinitas Soko Tunggal II Jakarta, seperti yang telah di intruksikan oleh guru besar Soko Tunggal Jakarta “KH. Nuril Arifin Husein (Gus Nuril)“. Supaya kegiatan tersebut dilakukan rutin setiap tahun bahkan setiap bulan.