Gunung Surga

Ya, benar gunung surga. Adalah gunung Uhud atau ahd, yang di atasnya di lalui Rosul dan dua sahabatnya (Sayidina Abu Bakar dan Sayidina Umar) itu bergetar. Sang gunung memohon Rosul untuk menyelamatkannya dari ke sia-siaan. Gunung Uhud ini tempat Sayidina Musa dan Harun as mendaki dan di beri tahu bahwa ada penerusnya kelak di kota Makah.

Di gunung ini juga di jadikan ayat Allah atas di lestarikannya tubuh Syuhada Uhud, yakni ; Pamanda Nabi, Sayidina Hamzah dan sahabat Umeir dan 68 sahabat lainnya, mereka utuh meskipun sudah di kebumikan lebih dari seribu enam ratus tahun lebih.

Darah mereka juga masih mengalir, sehingga membuat bebatuan disekitar gunung ini berwarna merah hati. Menurut beberapa riwayat, suatu ketika tanah pekuburan itu tergerus air akibat hujan. Tanah berpasir yang dijadikan penimbun kuburan hilang, maka nampak tubuh-tubuh Suhada Uhud yang utuh. Tubuh mereka Masih segar, bahkan masih meneteskan darah.

Insya Allah Desember tahun ini, sekitar tanggal 20 an, kami serombongan santri Gusdurian dan Pesantren Abdurahman Wahid Soko Tunggal akan mengunjunginya. Setelah melaksanakan umroh, kami menghadiri Khaul Gus Dur yang di selenggarakan PCNU DAN ANSOR INTERNASIONAL,biasanya saya Diminta untuk menyampaikan peng kajian.

Saudaraku datangilah panggilan Tuhanmu maka engkau akan di sentuh tangan Allah dan dimuliakan kehidupanmu di dunia dan akherat, amin.